HARIAN LAMPUNG.ID
LAMPUNG UTARA
Pada tahun 2026, pemerintah menargetkan revitalisasi mencakup hingga 71.744 satuan pendidikan secara nasional, dengan prioritas pada sekolah yang mengalami kerusakan tingkat sedang/berat,
Yayasan Pendidikan Katholik Nasional Genti aras SMA/SMP
SLAMET RIYADI KOTABUMI status sekolah Terakreditasi B
NPSN :10802974
Yang beralamat di JL. Mangga besar,Kelurahan Tanjung Harapan
Kecamatan Kotabumi selatan ,Kabupaten Lampung Utara.
Propinsi Lampung
Status Sekolah swasta juga mendapat bantuan rehabilitasi sekolah, pantauan di lokasi Kamis (1/10 2026) proyek Revitalisasi itu tanpa ada papan informasi yang memuat Pagu dan suber informasi proyek tersebut. Alias di duga proyek siluman.
Awak media mencoba mengkonfirmasi kesekolah tersebut namun di sayang kan di lokasi hanya ada para tukang pekerja saja, “maaf mas pak bos masih di bandar lampung “.,ucap salah satu pekerja .
Di wawancara terpisah tokoh masyarakat sekitar( L B)mengatakan kalau proyek pembangunan sekolah tersebut mereka masyarakat juga tidak di libatkan alias izin masyarakat sekitar pun tidak ” Ngk tau saya proyek apa saya juga tidak tau karna pernah saya tengok papan informasi proyek juga tidak ada ucap nya.
(L B)juga menuturkan kalau warga sekitar proyek pembangunan sekolah tersebut agak resah karna, pihak yayasan sekolah tersebut melepaskan anjing – anjing liar ” Mereka melepaskan anjing – anjing liar yang membuat kami resah sendal saya aja hilang di depan saya liat anjing mereka yang menggigit sendal – sendal di depan rumah saya, untung aja sendal kakau anak – anak yang di gigit gimana bisa kena penyakit rabies” keluh nya dengan nada kesal.
(LB) juga mengaku sangat resah dengan aktivitas pembangunan sekolah tersebut suara bising dan mengganggu kenyamanan warga sekitar, seharusnya pihak yayasan ya izin koordinasi ke warga sekitar lingkungan kalau di sekolah itu akan ada aktivitas pembangunan ini malah sampai hari ini tidak ada maka nya kemarin pagi saya sempat emosi saya datangi pihak yayasan pendidikan tersebut akibat ketidak nyamanan kami warga sekitar ucap nya dengan nada emosi. ( laporan tim)













